Menyelami Dunia Blog Bersama ODOP Blogger Squad

ODOP Bloger Squad


Vakum bukan berarti hilang sama sekali. Mungkin sedang hibernasi mengumpulkan energi atau menjaganya supaya ketika dibutuhkan jadi high energy. Lantas kemudian apakah ini menjadi sebuah alasan PeKat lama tak hadir di ruang baca Sahabat? Tidak juga sih, hanya sedang menjeda dan ingin membuat sesuatu saja, termasuk menyelami dunia blog itu sendiri bersama ODOP Blogger Squad. Salah satu program belajar pada komunitas menulis yang sampai saat ini masih menemaniku berselancar, utamanya di samudera blog.

Sekilas Keikutsertaanku di ODOP Blogger Squad

    ODOP Blogger Squad atau OBS adalah salah satu program yang dicanangkan oleh kepengurusan ODOP pada periode 2020 kalau enggak salah ya. Hehehehe .... Saat itu Ketuanya Mbak Sakifah, dan aku gabung setelah lulus dari masa orientasi yang panjangnya pun aku sudah tak ingat berapa lama. Bukan karena tak berkesan, lebih karena banyak sekali cerita sampai-sampai tak tahu mana yang mendahului mana.

    Masuk kelas ini, ekspektasiku adalah akan dengan mudah membuatku rajin berkunjung atau sekedar meninggalkan jejak di rumah virtualku. Namun sekali lagi, motivasi internal itu jauh lebih besar pengaruhnya daripada lingkungan yang mendukungmu. Akan tetapi itu tak berarti bahwa kita hanya bisa mengandalkan diri sendiri saja, tidak. Kita tetap butuh lingkaran yang sefrekuensi, teman yang se-passion, juga mungkin lingkungan yang mendukung penuh. Adalah OBS yang kemudian memberiku banyak sekali informasi, wawasan, sekaligus tantangan untuk bisa bertahan dalam ombak dan badai per-bloger-an.

Arisan Blog

Tahun 2020, langkahku belajar bersama OBS terhenti pada saat harus menyelesaikan tantangan arisan blog. Kali ini aku oleng, karena ternyata berjuang itu membutuhkan kesungguhan yang tak hanya begitu-begitu saja. Kalau pun ada teman yang kemudian melejit dan kita masih di sini-sini saja, itu bukan karena dia yang enggak setia buat nungguin kita. Tapi, lihat balik, apakah usaha kita sudah selevel dia? 😌

Namun sayang, kegiatan seru ini mengantarkanku pada pintu perpisahan. Aku harus kembali ke rumah utama untuk tetap terhubung dengan kegiatan ODOP. Tak mengapa, kan, insyaallah tahun berikutnya masih ada kesempatan. Hingga, tibalah saat ini. Aku kembali bergabung di ruang yang sama saat kutinggalkan dahulu. Namun kali ini nampaknya kurikulum pembelajaran kita telah diperbaiki. Dan jauh lebih baik dari sebelumnya tentu saja. Semua itu tak lepas dari kontribusi luar biasa dari tim.

Kini dan Nanti

Sederhana namun berkesan. Meski belum sepenuhnya sadar tentang apa yang akan kulakukan di sini. Setidaknya aku mau masuk dulu. Hal yang paling familiar adalah saat kita berada di dalam kolam, maka yang perlu kita lakukan bukan hanya mengambil tapi juga memberi. Walaupun belum terpikir, hal apa yang bisa kuberikan di sini. Mungkin dengan menjadi member aktif, dapat juga disebut memberi. Atau entahlah.

Babak baru menyelami blog bersama ODOP Bloger Squad dimulai lagi. Perlahan-lahan kuulangi semua yang pernah kupelajari, yang rasanya semua itu tetap terasa fresh. Kenapa? Kukosongkan kembali isi gelas ini. Sebab meski materi yang kuterima sama, bisa jadi muatannya berbeda. Maka, mengosongkan gelas di setiap kelas itu perlu. Walau terbata-bata, setidaknya pemaparan para coach memberikan warna baru pada pemahamanku tentang blog.

Dulu kupikir ngblog itu ya hanya sekedar nulis di platform, lalu sudah. Tulisan bakal ditemukan saja sama pembaca. Sesimple itu. Tapi di sini kenyataan tersebut menemukan jawabannya. Mereka bilang bahwa ngblog itu enggak gitu-gitu aja. Ada upaya yang harus kita lakukan agar tulisan sampai kepada audiens yang semestinya. Atau agar artikel kita bisa nongkrong di halaman pertama.

Hmmm, meski kelihatannya rumit, kembali lah saja lagi pada tujuan kita dalam bersuara lewat media. Tentu saja, untuk mencapai satu titik tertentu, haruslah ada upaya yang kita lakukan untuk mencapainya.

Langkah adalah salah satu upaya untuk membuat perubahan. Tanpanya kita tak akan pernah beranjak dari KM 0. Bahkan kita tak pernah tahu di mana KM 0 itu berada. 🌱

Oleh karena itu, akan lebih seru dan menyenangkan kalau dalam  proses menyelam, kita memiliki wadah yang tepat. Seperti ODOP BLOGER SQUAD misalnya. Kalau kamu, sudah menemukan wahana apa di lingkaranmu? -Arh-



Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter