Follow Me @arhana.handiana

@arhana.handiana

Senin, 09 Desember 2019

Menulislah, Setiap Hari

Sepertinya sudah sering kita membahas tentang writer's block. Tapi, kali ini aku lagi terpancing satu kalimat dari catatan lamaku. Bahwa menulis itu perlu setiap hari. Apapun kondisinya menulis tidak boleh tidak. Kenapa? 

Karena ketika buntu dan kita mengikuti kebuntuan itu, yang jadi adalah ketumpulan. Apa yang sudah kita asah sebelumnya, bisa jadi enggak tajam lagi. Ini kita bicara lain dari besi ya. Aku tidak ada pengetahuan tentang itu. Barangkali kalian akan menyangkal, bahwa besi-besi itu setelah diasah sekali pun disimpan lama, tetap awet tajam. Big no. Kita tidak membahas itu ya Gaes. Kalau mau menganalogikan, cari yang lain. hehehe

Jadi, meskipun sedang blocking, kita enggak bisa semena-mena mengikuti ketidakjelasan dari kebuntuan itu. Hehehe, ko semena-mena ya. Menurutku sih iya. Karena kita itu semacam menyia-nyiakan waktu yang bisa tetap produktif. Jadi, kalau lagi enggak jelas gitu tetap menulis saja deh. Tapi, nulisnya jangan di blog ya. Biar kegalauannya enggak terbaca publik. Tulis saja di diary, atau media digital lain yang tidak ter-publish. Supaya aura negatif itu cukup berhenti di tulisan yang kamu tuang itu tadi.

Kalau misalnya tetap buntu bagaimana? Yuk cari solusi bersama dengan membaca artikelku yang ini:
Di antara tulisan-tulisan itu aku menumpahkan segala gundah saat harus menghadapi kejerian akibat tidak mampu mengembangkan ide. Sekali pun aku juga sadar bahwa, tidak semua ide bisa berkembang selayaknya artikel atau opini yang bisa disampaikan. Tapi setidaknya aku tetap menulis dalam kesulitan-kesulitan itu. Dan tentu saja termasuk hari ini.

Sudah ya...
intinya hanya satu, apapun yang terjadi saat terhenti dari segala ide yang berkeliaran. Menulislah! Jika tetap tidak tahu apa yang ingin disampaikan, buat semacam mind mapping kalau itu tidak memberati. Kemudian jika tetap belum membantu, membaca, membaca, membaca, membaca, membaca, membaca, dan membacalah!

Selamat bereeksplorasi!

Kdr, 9122019

1 komentar: