Follow Me @arhana.handiana

@arhana.handiana

Selasa, 05 November 2019

Orang Baik Itu Ada

Di antara ribuan logika. Apakah kamu pernah berpikir tentang mereka yang setia saat kamu berada di titik terendah? Apakah kamu pernah menyadari kehadiran mereka? Lantas sudahkah mengucapkan terimakasih? Atau kamu memilih untuk lupa dan tidak tahu apa-apa perihal siapa yang Allah kirimkan saat kau merasa letih?

Seringkali kita merasa hampa. Lelah tak berkesudahan dan penat tiada tara. Merasa waktu menghimpit tak memberi ruang dan kesempatan untuk sekedar berhirup udara segar. Rasanya semua sudah akan sirna, jika sekejap saja kau pejamkan mata. Meski nyatanya, semua masih menanti hingga kau kembali terjaga.

Apakah pernah himpunan kata-kata susut sedemikian rupa, tanpa pernah kau mengalirkannya? Bagaimana rupanya hatimu bekerja saat senyap lebih memilih mendominasi alam sadar? Bukankah kau juga menyadari bahwa tak mesti hidup kita kan seorang diri? Meski kelak kan berakhir sendiri.

Suatu ketika, aku menemukan puing-puing kenangan. Yang kadang terasa indah namun sekaligus menyedihkan. Atau kutemukan berkas-berkas yang kusam, seolah telah usang dan tak terkatakan. Tapi aku tak kuasa meninggalkan. Berdiam diri sebentar untuk memenuhi sang ingatan, bahwa semua itu pernah menaungi hamparan memori.

Kita itu benar tidak sendirian kawan. Karena Allah telah bersumpah, jangan bersedih sebab Allah bersamamu. Allah bersama kita dengan cara mengirim orang-orang pilihan-Nya. Jika bersamanya tenanglah hati kita, sedikit merasa tenteram, dan bersyukurlah hati dan lisan kita.

Semua itu bukan kebetulan, bukan juga semata karena harapan. Tapi ada kehendak Allah yang bekerja di antaranya. Salah satunya adalah hati yang saling terpaut. Pikiran yang seringkali menyebut. Dan lisan yang tak sengaja bergumam. Sebab semua itu telah dinisbahkan atas izin Allah.

Laa haula wa laa kuwwata illa billahil'aliyyil'adziim

Kediri, 5 Oktober 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar