Keseimbangan Itu Penting

Me Time
Sejak pertama kali mengenalnya, aku sudah meletakkannya di sisi hati paling dalam. Menempatkan ia pada salah satu ruang tersembunyi. Memerhatikannya penuh. Meski kadang ketika lelah dan lengah, ia tetap luput dari pengawasan.

Sampai aku menemukan satu statement. Bahwa me time adalah salah satu bagian dari hidup bagus terutama untuk Ibu.

Untuk dapat mencapai posisi hidup bagus itu, salah satunya adalah menjaga "kewarasan". Meskipun bukan satu-satunya jalan, tapi bisa jadi me time adalah istilah populer yang umum untuk menyebutkan satu aktivitas. Tentu saja bukan kegiatan biasa. Karena ketika melakukannya, seperti sedang me-recharge gawai. Yup, batreinya perlahan terisi. Maka, ketika kita melakukan me time, energi kita pun terisi kembali.

Dan setelah melakukannya ada satu rasa istimewa bernama semangat. Karena kesimbangan itu perlu. Maka me time tidak boleh dikesampingkan. Ini menurut saya. Sedangkan untuk aktivitasnya, tentu saja masing-masing kita berbeda. Kalau pun sama, bisa jadi akan malah berbuah saling dukung satu sama lain. Dan me time bukan hanya sekedar membuang waktu. Tapi memanfaatkannya untuk berkontemplasi setelah penat melanda dan kembali full energy.
Jadi, inilah me time ala aku: membaca, menulis, craft, rajut, doodle dll. Tapi rasanya akan lebih berbinar setelahnya jika aku sudah memakan satu buku dan menulis pada hari itu.

Penggalan itu merupakan bagian dari diskusi menarik di ruang virtual Ibu Profesional Kediri Raya. Jadi, setiap hari kami akan disuguhi menu diskusi oleh BuManolCantik, Manager Online, untuk kita habiskan dalam satu hari itu.

Dan dua hari yang lalu sub menu dari menu utamanya parenting adalah me time. Bahwa ibu perlu meluangkan waktunya untuk me-refresh diri. Supaya tetap fix saat membersamai keluarganya.
___**___

Hari ini aku sedang tertarik mengangkat topik ini. Setelah bingung mencari bahan yang "cocok" untuk bisa kubagikan.

Dewasa ini me time ramai diperbincangkan. Terutama di kalangan ibu-ibu. Entah karena aku yang terlalu fokus pada komunitas perempuan. Sehingga tidak pernah mendengar atau membaca artikel serupa yang dikaitkan dengan kaum adam. Atau memang hanya kaum hawa yang memiliki perhatian khusus pada tema ini.

Terlepas dari itu. Ibu memang memiliki peran kompleks yang harus dipahami dan diperhatikan oleh seluruh anggota keluarga. Nah, karena peran yang kompleks inilah, ibu perlu satu waktu untuk berkontemplasi dengan dirinya sendiri. Menyusun kembali panel-panel yang perlu diperbaiki, atau bahkan mungkin meniadakan hal yang tak diperlukan.

Tersebab keseimbangan yang terjaga sangat diperlukan untuk menghadapi kenyataan. Maka, bolehlah seorang ibu nengambil jeda dari sejuta aktivitasnya untuk mengembalikan energi. Waktu inilah yang kemudian sering kita sebut dengan me time.

Ibu itu merupakan kunci. Sebab kebahagiaannya adalah kebahagiaan seluruh anggota keluarga. Kepedihan dan kemarahannya adalah petaka bagi seisi rumahnya. Maka, menciptakan dan menjaga hidup bagus itu dengan membantu ibu untuk menciptakan mood yang bagus juga. Salah satu caranya yaitu membuat ibu merasa bebas menyalurkan energi negatifnya pada tempat yang sesuai. Atau beri waktu sendiri untuk ibu melakukan apapun yang beliau inginkan.

Jadi, ketika seseorang mampu melewati masa kritis berupa kepenatan dan rasa lelah bahkan stres, maka hidup bagus bukan lagi sebuah mimpi. Oleh karena itu, siapapun kita perhatikan baik-baik. Bahwa menjaga keseimbangan itu penting.

Happy learning more
- manusia pembelajar tidak akan pernah menyerah pada langkah pertama -

Kediri, 20919

Related Posts

There is no other posts in this category.

1 komentar

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung, dan berkenan membaca artikel ini hingga selesai. Silakan berjejak untuk menjalin silaturahmi di dunia maya.

Salam,
-arhana-

Subscribe Our Newsletter